Pembiayaan Wom Finance Alami Peningkatan

Pembiayaan Wom Finance Alami Peningkatan, Ini Besar Persentasenya

Pandemi Covid-19 yang menyerang dunia memang membawa pengaruh cukup besar dalam berbagai sektor kehidupan. Salah satunya dalam urusan bisnis, perbankan, hingga finansial. Salah satu yang cukup terkena imbasnya adalah PT Wahana Ottomitra Muliartha atau biasa dikenal dengan WOM Finance.

Meskipun sempat terkena imbas Covid-19, perusahaan tersebut mulai bangkit perlahan dari keterpurukan. Di mana tercatat terjadi peningkatan sebesar 58% terkait jumlah penyaluran pada kuartal ke III tahun 2020 ini. selain itu, perusahaan juga mengaku memiliki banyak strategi sebagai akibat dari PSBB sejak Maret 2020 lalu.

Tetap Untung Selama Masa Pandemi

Meskipun tetap terkena imbas adanya pandemi covid-19, nyatanya WOM Finance tetap merasakan keuntungan selama periode tersebut. Diketahui WOM finance berhasil mendapatkan laba emiten hingga 83 miliar di kuartal III ini yang menandakan mendapatkan laba bersih senilai 56 Miliar.

Meskipun mendapatkan laba bersih nyatanya pendapatan masih terkena imbas dari Covid-19. Di mana selalu mengalami penurunan sejak awal tahun. Tercatat pada kuartal satu masih mendapatkan 495 miliar namun d kuartal ke iI mengalami penurunan menjadi 431 miliar.

Kerugian sebagai dampak akibat pandemi tersebut selalu dicoba diselesaikan dengan beragam cara. Salah satunya dengan meluncurkan kredit kendaraan bermotor. Tercatat dalam satu tahun WOM berhasil mengeluarkan hingga 98 ribu unit kendaraan serta pembiayaan perseorangan mencapai total 1,8 Triliun,

Tidak hanya itu, strategi yang digunakan juga cukup efektif di kuartal ke III. Di mana pembiayaan mulai dialih fungsikan kepada mobil roda empat mencapai angka 155 milyar. Sehingga tetap bisa menjalankan kegiatan meski labanya mengalami penurunan drastis.

Tercatat laba kendaraan mengalami penurunan di mana pada kuartal satu mampu salurkan hingga 1.3 triliun namun pada kuartal berikutnya hanya mampu mengeluarkan 27 miliar saja. mengingat dampak pandemi membuat nasabah cenderung lebih membutuhkan uang cash daripada kredit kendaraan bermotor.

Tidak hanya pembiayaan saja yang mengalami kerugian akibat covid-19. Aspek rasio keuangan perusahaan ini juga masih terdampak akibat pandemi dengan adanya ROE 6 persen hinga gearing ratio mencapai 2.8 persen. Sehingga masih sangat diperlukan strategi lainnya untuk dapat bangkit dari keterpurukan dimasa pandemi covid-19.

Check Also

Heboh Uang 2 Milyar di Tabungan Maybank Hilang

Heboh Uang 20 Milyar di Tabungan Maybank Hilang, Kasus Belum Selesai

Kasus kehilangan uang di tabungan bukan lagi hal aneh yang terdengar. Nasib naas tersebut kini …